Sering Menghadapi Shift Malam dan Tamu Komplain? Ini Tips Jaga Kewarasan Biar Gak Burnout Kerja di Hotel!
Dunia hotel dan pariwisata itu memang kelihatan mewah banget dari luar. Lobi wangi, lampu estetik, plus staf yang selalu kelihatan rapi sambil melempar senyum manis. Tapi jujur deh, buat kamu yang beneran terjun di industri ini, entah yang berdiri di balik meja receptionist, sibuk di dapur yang panas, atau yang membereskan kamar, realitasnya tidak seindah itu bukan?
Kerja di industri hospitality itu artinya siap mental menghadapi operasional yang berputar terus setiap hari tanpa henti. Belum lagi tantangan kerja shift malam yang bikin jam tidur berantakan, ditambah dapet bonus ketemu tamu yang lagi bad mood dan hobi komplain. Kalau tidak pandai menjaga mental, yang ada kamu bakal gampang kena burnout atau stres berat.
Nah, biar karier kamu awet dan tetap bisa kerja dengan waras, yuk intip beberapa tips simpel tapi ampuh buat menjaga kesehatan mental pekerja hotel berikut ini!
1. Tanamkan di Otak: Tamu Marah Bukan karena Benci Kamu
Pernah tidak sih baru mulai shift, tiba meluap amarah tamu karena AC kamarnya mati atau makanannya agak lama keluar? Rasanya pasti ingin ikutan marah atau malah kepikiran sampai pulang rumah.
Mulai sekarang, coba deh belajar teknik depersonalisasi. Gampangnya begini: jangan masukkan ke hati. Tamu itu lagi kesal sama fasilitas atau sistem hotelnya, kebetulan saja muka kamu yang lagi ada di depan mereka. Begitu seragam hotel dilepas pas pulang kerja, ya sudah, kamu adalah kamu, bukan lagi tempat sampah emosi orang lain.
2. Akali Kamar Tidur Biar Gak Jet Lag Pas Shift Malam
Salah satu pemicu utama pekerja hotel gampang cemas dan murung adalah kurang tidur akibat rotasi shift yang acak. Habis dapat morning shift, besoknya langsung dilempar ke night shift.
Biar tidur siang kamu bisa seberkualitas tidur malam, coba lakukan trik ini:
- Pasang gorden tebal atau blackout curtain yang membuat kamar kamu sepenuhnya gelap seperti malam hari meskipun di luar lagi terik.
- Jangan minum teh atau kopi saat mau pulang. Mengonsumsi kafein dua jam sebelum shift malam selesai itu kesalahan besar. Bukannya langsung tidur pas sampai rumah, kamu malah bakal segar dan berakhir insomnia.
3. Manfaatkan Karantina Emosi Lima Menit di Toilet
Habis dapat momen yang menguras emosi, misalnya setelah berdebat dengan tamu atau dapat komplain beruntun, jangan langsung memaksakan balik kerja sambil pasang senyum palsu.
Izin dulu ke belakang atau ke toilet selama lima menit. Basuh muka pake air dingin, tarik napas dalam, atau kalau perlu stretching sedikit. Kasih waktu buat tubuh kamu menurunkan hormon stres dulu. Begitu merasa sudah agak tenang, baru deh balik lagi ke area operasional.
4. Cari Teman Curhat yang Sehat, Bukan yang Malah Bikin Toksik
Punya teman kerja senasib yang bisa diajak curhat memang seru banget. Rasanya lega kalau ada yang paham susahnya dunia perhotelan. Tapi tetap harus selektif ya!
Pilih teman curhat yang seimbang. Cari yang setelah mendengarkan keluhanmu, bisa ajak ketawa atau memberi solusi yang positif. Kalau lingkaran pertemananmu isinya cuma orang yang hobi bergosip dan menjelekkan manajemen tanpa henti, yang ada mental kamu malah makin drop karena ketularan energi negatifnya.
5. Berani Bilang Tidak Kalau Fisik Sudah Overload
Saat musim liburan atau high season, hotel biasanya bakal sibuk banget dan sering kekurangan orang. Alhasil, tawaran buat lembur atau overtime bakal sering datang. Memang sih, lumayan buat menambah uang jajan.
Tapi ingat, tubuh kamu bukan robot. Kalau kamu sudah merasa pusing, susah fokus, atau badan mulai meriang, jangan sungkan buat menolak lembur secara halus ke supervisor kamu. Lebih baik ambil libur sehari buat istirahat total daripada kamu memaksakan kerja tapi malah bikin kesalahan fatal pas melayani tamu.
Kesimpulan
Bekerja di dunia pariwisata itu intinya adalah seni merawat dan mengenal orang lain. Tapi ingat filosofi teko,
kamu tidak bakal bisa menuangkan air ke gelas orang lain kalau teko kamu sendiri kosongYang artinya adalah, kamu tidak bakal bisa memberikan pelayanan yang tulus dan ramah kalau energi mental kamu sendiri sudah habis. Jadi, sayangi dirimu sendiri dulu, baru sayangi tamumu!
Mau tahu tips dunia kerja pariwisata yang seru lainnya atau lagi nyari lowongan kerja hotel terupdate di seluruh Indonesia? Pantau terus artikel terbaru kami hanya di lokerpariwisata.com. Yuk, temukan karier impianmu tanpa perlu mengorbankan kesehatan mental!
